PURWOKERTO – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), yang telah meraih akreditasi “Unggul”, kembali menunjukkan komitmennya pada keunggulan akademik dengan menggelar sebuah Guest Lecture inspiratif pada Sabtu, 27 April 2024 lalu. Bertempat di Ruang Sidang FKIP, acara ini mengangkat tema krusial “Recognizing and Utilizing Culture as an effective instrument of Teaching and Learning a Foreign Language”. Kuliah tamu ini secara khusus dirancang untuk menggali lebih dalam hubungan simbiosis antara bahasa dan budaya, sebuah topik fundamental yang menjadi inti dari metode pengajaran bahasa modern yang efektif dan humanis.

Menghadirkan pembicara internasional, Mariya Marinova dari Sofia University, Bulgaria, sesi ini berhasil memberikan perspektif baru yang menyegarkan bagi para peserta yang mayoritas adalah mahasiswa pascasarjana dan praktisi pendidikan. Dalam paparannya yang memukau, Marinova menggarisbawahi bahwa pengajaran bahasa asing akan kehilangan rohnya jika dipisahkan dari konteks budayanya. Beliau berbagi wawasan mendalam tentang bagaimana seorang pendidik dapat secara aktif mengenali elemen-elemen budaya yang relevan—mulai dari norma sosial, idiom, sejarah, hingga seni—dan kemudian memanfaatkannya secara cerdas sebagai instrumen pedagogis yang ampuh. Pendekatan ini, menurutnya, tidak hanya mempercepat penguasaan bahasa, tetapi juga membangun empati dan pemahaman lintas budaya yang esensial di era global.

Kuliah tamu ini memiliki arti strategis yang sangat penting bagi Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris UMP. Dalam upaya mencetak para pendidik bahasa Inggris yang profesional dan berwawasan global, pemahaman tentang pengajaran yang terintegrasi dengan budaya menjadi sebuah kompetensi wajib. Acara ini memberikan kesempatan langka bagi para mahasiswa untuk belajar langsung dari pakar Eropa, memperkaya repertoar metode pengajaran mereka, dan mendorong mereka untuk beralih dari sekadar mengajar tata bahasa menjadi fasilitator komunikasi antarbudaya. Suasana diskusi yang hidup menunjukkan betapa para peserta antusias untuk mengadopsi strategi-strategi baru ini ke dalam praktik pengajaran mereka kelak.

Pada akhirnya, kesuksesan acara ini sekali lagi menegaskan posisi UMP sebagai institusi yang tidak pernah berhenti berinovasi dan memperluas jaringan internasionalnya. Dengan secara rutin menghadirkan para ahli dari berbagai belahan dunia, UMP memastikan bahwa sivitas akademika, terutama di tingkat pascasarjana, senantiasa terpapar dengan gagasan-gagasan terbaru dan praktik terbaik di bidangnya. Kuliah tamu bersama Mariya Marinova ini tidak hanya meninggalkan pengetahuan praktis, tetapi juga menanamkan inspirasi bahwa menjadi guru bahasa adalah menjadi jembatan antar peradaban, sebuah visi yang selaras dengan cita-cita luhur pendidikan.

Leave a Comment